Suatu String dalam Bahasa Pascal dapat dioperasikan dengan berbagai macam tujuan. Pascal menyediakan berbagai prosedur standar dan fungsi standar untuk operasi string.

Prosedur Standar                                                          Fungsi Standar

  1. DELETE                                                          1. CONCAT
  2. INSERT                                                           2. COPY
  3. STR                                                                 3. POS
  4. VAL                                                                4. LENGHT

Dalam Operasinya String hanya mempunyai sebuah operator, yaitu operator ‘+’. Bila operator ini digunakan untuk dua buah elemen string, maka akan menjadi penggabungan dua buah string menjadi satu.

Panjang Maksimal suatu string yang diijinkan oleh Pascal adalah 255 karakter.

Procedure Standart pada String

1. DELETE (Procedure)

menghapus substring dari suatu string, dimulai dari posisi i, sebanyak n

bentuk umum :

Delete (string,a,n)

Contoh:

program uki_hary;

uses crt;

var

uki: string;

hary,adi: integer;

begin

clrscr;

uki := ‘pascal’;

for hary := 0 to 5 do

begin

adi := 7 – hary;

delete(uki,adi,1);

writeln(uki);

readln;

end.

2. INSERT

Berfungsi untuk menyisipkan substring (string1) dalam suatu string (string2), pada posisi tertentu.

Bentuk umum :

Insert (string1,string2,n)

Contoh:

program uki_hary;

uses crt;

VAR uki,hary : string;

BEGIN

uki := ‘program’;

hary:= insert(‘pascal’,uki,7);

writeLn(hary);

readln;

END.

3. STR

Berfungsi untuk mengubah bentuk numerik (x) menjadi nilai string (s)

Bentuk umum :

STR (x [ : n [ :m ] ], string)

Nilai  ‘n’ menunjukkan format panjang dari nilai utuh dan nilai ‘m’ menunjukkan format panjang desimal (nilai dibelakang koma)

VAR    N1,N2  : integer;

S1,S2   : string;

BEGIN

N1 := 1234;  N2 := 567;

Writeln (N1+N2);

Str (N1:4,S1);

Str (N2:4,S2);

Writeln(S1+S2);

END.

Output:

1801

1234  567

4. VAL

Berfungsi untuk mengubah nilai suatu argumen string menjadi nilai numerik

Bentuk umum:

Val(Var_string_angka,Var_nilai,kode)

Cat.      Var_string_angka berisi data string yang berupa angka

Var_nilai berisi data hasil konversi.

Jika terjadi kesalahan data maka akan posisi kesalahan disimpan  kode

Contoh :

VAR    N1, N2             : Real;

S1, S2              : String[6];

Salah1,salah2   : Integer;

BEGIN

S1 := ‘123.45’

S2 := ‘765.A3’

Val (S1, N1, salah);

Val (S2, N2, salah);

WriteLn(‘Nilai String1 = ‘ , S1);

WriteLn(‘Nilai String2 = ‘, S2);

WriteLn(‘Nilai Real1   =’, N1);

WriteLn(‘Nilai Real2   =’, N2);

WriteLn(‘Posisi Salah N1 = ‘, salah1);

WriteLn(‘Posisi Salah N2 = ‘, salah2);

END.

Output:

Nilai String1 = 123.45

Nilai String2 = 765.A3

Nilai Real1   = 1.2345000000E+02

Nilai Real2   = 7.6500000000E+02

Posisi Salah N1 = 0

Posisi Salah N2 = 5