1.     Aspek alamiah ketahanan nasional yang meliputi :

a. Posisi dan lokasi geografi Negara

Posisi dan lokasi geografis suatu negara dapat memberikan suatu petunjuk mengenai tempatnya di atas bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk ke dalam dan bentuk ke luar. Bentuk ke dalam menampakkan corak wujud dan tata susunan tertentu. Indonesia misalnya, Indonesia terletak di antara 6º LU – 11º LS dan 95º BT – 141º BT, antara Lautan Pasifik dan Lautan Hindi, antara benua Asia dan benua Australia, dan pada pertemuan dua rangkaianpergunungan, iaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterranean. Wilayah Indonesia terdiri dari  kesatuan laut dengan pulau-pulau di dalamnya. Negara memberikan kemungkinan berlangsungnya perikehidupan nasional yang sangat dipengaruhi oleh lokasi dan posisi geografi negara tersebut.

Ada dua jenis negara yang mempunyai ciri khusus berkenaan dengan lokasi :

– Negara dikelilingi daratan (land locked country)

– Negara dikelilingi lautan

b.  Keadaan dan kekayaan alam

Adalah segala sumber dan potensi alam yang didapatkan di bumi dan di laut dan di udara yang berada di wilayah kekuasaan suatu negara, yang dibagi dalam 3 golongan yaitu flora, fauna dan mineral. Dimana terdapat sumber kekayaan alam yang dapat diperbaharui (seperti :perkebunan, perikanan) dan yang tidak dapat diperbaharui (seperti : barang tambang, minyak bumi)

c.  Keadaan dan kemampuan penduduk

Penduduk adalah manusia yang mendiami suatu tempat atau wilayah dari suatu negara. Tinjauan masalah penduduk umumnya dikaitkan dengan pencapaian kesejahteraan dan keamanannya. Kemampuan penduduk antara lain dilihat dari tingkat perekonomian penduduk suatu negara.

2.     Aspek sosial atau kemasyarakatan adalah :

a.    Ideologi

Ideologi suatu negara diartikan sebagai guiding of principles atau prinsip yang dijadikan dasar suatu bangsa. Ideologi merupakan konsep yang mendalam mengenai kehidupan yang dicita-citakan serta yang ingin diiperjuangkan dalam kehidupan nyata. Ideologi dapat dijabarkan kedalam sistem nilai kehidupan, yaitu serangkaian nilai yang tersusun secara sistematis dan merupakan kebulatan ajaran dan doktrin.

b.    Politik

Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai dengan hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia

c.    Sosial

Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.

d.    Budaya

Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.

e.    Pertahanan dan Keamanan

Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.

3.    Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?

 

Menurut saya perkembangan bangsa Indonesia saat ini masih jau dan judtru semakin jauh dari apa yang termuat dalam Ideology Pancasila. Contohnya saja masih banyaknya kerusuhan yang terjadi di Indonesia, konflik – konflik yang melibatkan antar agama, suku, ras membuktikan  rendahnya rasa “kemanusiaan yang adil dan beradab”. Keadilan di Indonesia masih bias di jual belikan, keadilan lebih condong kepada golongan yang berduit.  Sehingga peranan pancasila yang merupakan ideology kebangsaan yang dirumuskan untuk membangun bangsa Indonesia belumlah diamalkan secara utuh dalam penerapannya.