Pendahuluan

Sebagai sebuah usaha dalam perusahaan untuk menciptakan dan memelihara sumber informasi. Manajemen data merupakan subset manajemen informasi, mencakup semua aktivitas yang dilakukan untuk memastikan keakuratan dan ke up to date-an sumber data perusahaan.

Tinjauan Pustaka

“ Database adalah kumpulan data computer terpadu yang disusun dan disimpan dalam suatu cara sehingga ia mudah dipanggil. ” , Sujat Miko.

Pembahasan

Hambatan dapat dihilangkan dengan cara menyusun data secara fisik dalam penyimpanan sekunder. Spesialis informasi mencari cara untuk mengatasi masalah organisasi fisik ini, dan uashanya membuahkan hasil yang dikenal dengan organisasi logic. Organisasi logic memadukan data dari berbagai lokasi fisik yang berlainan. Ia adalah cara pemakai melihat data. Organisasi fisik sebaliknya, cara computer melihat data sebagai file yang terpisah. Beberapa teknik telah dikembangkan untuk mencapai perpaduan data logic dalam file tunggal, dan juga perpaduan logic antara beberapa file.

Database adalah kumpulan data computer terpadu yang disusun dan disimpan dalam suatu cara sehingga ia mudah dipanggil. Perpaduan record logic secara dalam beberapa file ini disebut konsep file. Bila perusahaan menerapkan konsep database, maka hiraki datanya menjadi:

• Database

• File

• Record

• Elemen data

File terpisah masih ada, dan mereka mewakili komponen utama dari database. Namun demikian, organisasi fisik dari data tersebut tidak menghambat pemakai. Ada cara untuk memadukan isi file yang mempunyai hubungan logic.

Pengumpulan data

ex. Data yang menerangankan penjualan dimasukkan pada form penjualan dan data penggajian dicatat pada time sheet.

Penyimpanan Database

1. Penyimpanan Berurutan (Sequential Access Storage Device)

Suatu organisasi / penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari suatu catatan mengikuti satu catatan lain dalam suatu urutan tertentu .

Contoh pita magnetik yg digunakan untuk menyimpan data komputer memiliki bentuk fisik yg sama dengan pita audio.

2. Penyimpanan Akses Langsung (Direct Access Storage Device)

Cara mengorganisasikan data yang ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. DASD dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam medium penyimpanan dan digunakan sebagai media input.

Pemrosesan Data

1. Pemrosesan Batch

Menggambungkan beberapa transaksi dan memprosesnya secara bersama-sama secara batch. kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi  (sumber data ) yang akurat.

2. Pemrosesan On-Line

Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi, karena pengolahan on-line berorientasi transaksi.

3. Sistem Real Time

Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik, karena transaksi dilakukan dalam waktu sebenarnya.

Konsep Database

Tujuan dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai independensi data. Independensi data adalah kemampuaan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data. Independensi data dicapai dengan menempatkan spesifikasi dalam tabel dan kamus yang terpisah secara fisik dari program. Program mengacu pada tabel untuk mengakses data.

Model DBMS

Tiap DBMS melakukan manajemen data dengan caranya sendiri. Sebagai contoh, beberapa diantaranya menggunakan relasi eksplisit, sedangkan sebagian yang lain menggunakan relasi implicit. Beberapa DBMS mainframe menyertaka bahasa query, sedangkan yang lain tidak. Namun demikian, sebuah model dapat digunakan untuk menunjukkan komponen utama yang secara potensial ditawarkan oleh DBMS.

Pemroses untuk bahasa deskripsi data

Data description langage processor (pemrosesan untuk bahasa deskripsi data) mentranformasi kamus data menjadi skema database.

Keunggulan DBMS

Perusahaan dan pemakai perorangan tertarik dengan DBMS karena ia memberikan kemempuan pada mereka untuk:

• Mengurangi kelebihan data. Jumlah total file dikurangi selagi file duplikat dihapus. Ada juga minimalisasi data biasa yang ada dalam file.

• Memadukan data dari beberapa file. Organisasi atau susunan fisik data tidak lagi menghambat pemakai dalam menerima informasi dari beberapa file.

• Memanggik data dan informasi secara cepat. Baik relasi logic dan DML maupun bahasa query memungkinkan pemakai untuk memangil data dalam beberapa detik atau menit, yang hal ini mungkin dilakukan oleh yang lain dalam waktu beberapa jam atau hari.

• Meningkatkan keamanan. DNMS mainframe menyertakan beberapa tingkat pencegahan untuk keamanan. Ada yang menyamakan hal ini seperti penempatan babarapa pagar yang dihubungkan dengan rantai yang mengelilingi sumberdata. Banyak dari DBMS microcomputer yang lebih baru menggabungkan tingkat keamana ini. Data yang dikelola oleh DBMS ini harus lebih aman dari pada data dalam perusahaan.

Kelemahan DMS

Kelebihan tersebut tidak disertai dengan biaya. Keputusan untuk menggunakan DBMS mengharuskan perusahaan atau pamakai untuk:

• Mendapatkan software yang mahal. DBMS mainframe masih mahal. DBMS mikrokomputer akan tidak mahal jika dibandingakan dengan versi mainframe. Harganya dapat sama dengan pembiayaan pokok dari suatu organisasi kecil.

• Mendapatkan konfigurasi hardware yang besar. DBMS bisanya membutuhkan kapasitas penyimpanan priner dan sekunder yang lebih besar dari pada yang dibutuhkan program aplikasi. Juga, kemudahan dalam pemanggilan informasi dengan DBMS akan mendorong adanya pencantuman terminal pemakai yang lebih banyak dalam konfigurasi dari pada kebutuhan yang lain.

• Mempekerjakan dan menggaji staff DBA. Kelemahan ini kurang bisa diterapkan terhadap pemakai mikrokomputer, sebab DBMS mempunyai sifat user-friendly (kemudahan dalam penggunaan).

Kepopuleran DBMS dalam berbagai organisasi segala ukuran menunjukkan bahwa pemakai merasakan keuntungan atau kelebihannya dapat mengalahkan biaya yang dikeluarkan untuk membelinya.

Kesimpulan

Dengan  mengunakan database hambatan dalam pengorganisasian data dapat dihilangkan dengan cara menyusun data secara fisik dalam penyimpanan sekunder, sehingga suatu data dapat diakses dengan mudah .

Referensi

http://nurulfajarini.blogspot.com/2010/05/database_19.html

http://aprilia180490.wordpress.com/2009/11/04/database/

http://sujatmiko7.blogspot.com/2009/11/data-base.html

http://blog.ub.ac.id/indra/author/indra/

http://blog.ub.ac.id/fridha92shawol/2010/10/19/database/

http://www.scribd.com/doc/22564062/Modul-ke-10-sim-PTIK-2  

http://www.pdf-searcher.com/pdf/fungsi-informasi-organisasi-berbasis-komputer.html

http://budhivensius.blogspot.com/2010/10/audit-sistem-informasi-berbasis.html